Tungguku akan jadi berharga jika kamulah yang jadi jawaban atas semua tanya.
Sangsi yang berlipat dan keraguan yang berkecamuk menjadi tawar dan kamu menjadi pengobat.
Tungguku tidak akan sia-sia ketika kamu datang membawa arwah mu tanpa meski.
Kan kuingat selalu langit dan mega yang menghamparkan ribuan keyakinan tanpa tapi.
Tungguku benar-benar tiada hanya jadi anyir di kali.
Kamu akan datang bawakan aku seikat mawar seperti dahulu.
Aku tahu.
Aku yakin.
Pasti dan tidak akan tidak mungkin.
Ah ya, tirai mimpi pun ditutup. Mimpi memang selalu begitu. Datang padahal aku sedang tidak ingin bermimpi.
Rabu, 14 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar