Kamis, 04 Februari 2010

Sebuah Kisah Pagi di Sore Hari

Dari jatuhnya daun yang berguguran itu,

Gugur pula sepi, sepiku dan (kuharap) sepimu.

Aku duduk di bawah pohon rindang,

Tangkainya jatuh, menantang.

Mimpikah barusan?

Burung-burung berterbangan menatapku heran.

Aku bercakap, pada bumi.

Izinkan aku menanti,

Pada siapa yang datang dan suatu kali nanti pergi.

Tetap, ketika nanti lonceng berbunyi.

Sedikitpun aku tidak akan berhenti,

Menatapmu dari sini, di bawah temaramnya langit pagi.

Sore ini, datanglah dan aku akan berlari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar